
Selasa
19 Oktober 2021 Pukul 14:20 Rombongan Tim
Peduli/Teladan Sosial SMA Negeri 1 Empang berangkat menuju Desa Naru Barat
(lokasi bencana keabakaran) yang dilepas oleh Kepala Sekolah Junaidi, S.Pd.,
M.Pd, rombongan dipimpin oleh Hikmayadi,
S.Pd (VIP O, Web RUNGAN SAKOLA) , beserta
rekan-rekan guru dari unsur Pembina Pramuka,Pembina PMR, Pembina SISPALA, Perwakilan
DWP, dan siswa mewakili OSIS, ambalan, PMR, dan Sispala. Dalam kesempatan
pelepasan Tim Peduli dan teladan sosial Kasek Junaidi berpesan agar semua warga
sekolah harus memiliki sikap peduli dan
berbagi untuk sesama, kemudian beliau juga berpesan agar menjaga nama baik
sekolah dan menjadi teladan untuk semua.
Tim
yang sebelumnya telah melakukan penggalangan dana kepada siswa dan Guru SMA Negeri 1 Empang, Darmawanita, serta
masyarakat umum di kecamatan Empang dan Tarano Kabupaten Sumbawa. Dan berhasil
mengumpulkan dana Rp. 5 900 000, Untuk meringankan beban moril yang di rasakan
oleh warga terdampak kebakaran hebat di Dusun Lawage Desa Naru Barat Kecamatan
Sape Bima 10 Oktober 2021.
Rombongan
sebelum tiba di titik tujuan di cegat beberapa komunitas/relawan dari desa Leu dan Kenanga
kecamatan Bolo Kabupaten Bima, para tim relawan dari dua desa tersebut
bersepakat memberikan kepercayaan untuk menitipkan donasi
yang disalurkan melalui rombongan SMA Negeri 1 Empang. Pada pukul 21 40, rombongan tiba di Sape yang langsung di sambut
oleh Korlap Joni Efendi, S.Pd (Pembina
Sispala SMA Negeri 1 Empang) yang sudah
berangkat ke titik lokasi 1 hari sebelumnya.
Kemudian Tim langsung diantarkan ke lokasi titik tujuan
Dusun Lawage Desa Naru Barat
Kecamatan Sape dan menyerahkan bantuan
berupa: Beras 4 karung, Mi Instan 9 dus, karpet 10 lembar, peralatan
dapur/makan 3 dus,

Pada tanggal 20 Oktober 2021
dipagi hari pukul 10.00 tim kembali ke lokasi untuk memberikan semangat
dukungan secara moril kepada korban bencana, yang di temani oleh salah satu
guru SMAN 1 Empang Ibu Nurnajmi, S.Pd. yang berasal dari Kecamatan Sape, untuk mendengar
keluh kesah serta harapan para korban agar kedepan tim relawan tetap berpartisipasi
aktif untuk membantu khususnya warga sekolah yang terdampak kebakaran. Kemudian
tim juga mendapat penjelasan dari warga bahwa mereka merasa kawatir akan
musibah yang menanti kedepan, dimana pada
musim penghujan desa yang menjadi lokasi kebakaran sering terjadi
banjir,

Pada
kesempatan tersebut tim mendata Korban Terdampak sebanyak 85 KK yang terdiri
dari 63 Rumah terbakar tersebar di lokasi RT 11 dan RT 12, dan 5 orang siswa
TK/PAU, 25 orang siswa SD, 23 orang siswa SMP, dan 5 orang siswa SMA. Sehingga fokus
kedepan adalah penggalangan bantuan seragam
dan perlengkapan sekolah lainnya. (lm,yd, bdb, tw).