Empang, 24 Agustus 2026 – SMAN 1 Empang kembali melaksanakan Upacara Bendera pada Senin, 24 Agustus 2026, dengan penuh khidmat. Upacara kali ini berlangsung istimewa karena petugas upacara dari kelas XII.4 berkolaborasi dengan siswa-siswi Paskibraka SMAN 1 Empang yang mendapatkan kepercayaan mengemban tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bakti Adisyah, M.Pd. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta upacara untuk melihat pengalaman para Paskibraka bukan sekadar sebagai sebuah kebanggaan, tetapi sebagai bagian dari proses pendidikan karakter yang patut diteladani.
Di awal amanatnya, Pembina Upacara menyampaikan bahwa pasukan yang bertugas mengibarkan bendera pada upacara tersebut merupakan 22 siswa yang menjadi bagian dari 40 siswa SMAN 1 Empang yang mendapat kepercayaan sebagai Pasukan Pengibar Bendera pada 17 Agustus 2026 di Kecamatan Empang.
Selain itu, terdapat pula dua siswa SMAN 1 Empang yang mendapatkan kepercayaan bertugas sebagai Paskibraka pada tingkat Kabupaten Sumbawa, yakni Alif Sadrajad Burane (XII.4) yang bertugas pada tahun 2025 dan Aksa Amrillah (XI.8) yang bertugas pada tahun 2026.
Khusus Aksa Amrillah, ia menjadi bagian dari 26 anggota Paskibraka Kabupaten Sumbawa Tahun 2026 yang berasal dari berbagai SMA, SMK, dan MA di wilayah Kabupaten Sumbawa. Aksa mendapat kepercayaan sebagai pengatur bendera dalam Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumbawa.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Empang. Namun, dalam amanatnya, Bakti Adisyah mengingatkan bahwa yang jauh lebih penting daripada sekadar tampil pada hari kemerdekaan adalah proses yang membawa seorang siswa hingga memperoleh kepercayaan tersebut.
“Mereka bukan sekadar siswa yang berdiri tegak di lapangan pada tanggal 17 Agustus. Mereka adalah siswa-siswa yang telah melalui proses latihan, pembinaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan seleksi sehingga dipercaya membawa nama sekolah pada momentum yang sangat penting,” ungkapnya.
Menurutnya, menjadi Paskibraka bukan semata-mata tentang kemampuan baris-berbaris atau ketepatan gerakan. Di dalamnya terdapat pembelajaran tentang disiplin, ketangguhan, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.
Pengalaman tersebut merupakan bagian penting dari pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya bertugas mengembangkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk belajar melalui pengalaman nyata.
Pembina Upacara juga mengingatkan bahwa prestasi tidak selalu harus berupa piala atau medali. Mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan tugas penting juga merupakan bentuk prestasi yang harus dijaga dengan tanggung jawab.
“Ketika sekolah, masyarakat, atau pemerintah memberikan kepercayaan kepada kita, maka kepercayaan itu harus dijawab dengan tanggung jawab,” pesannya.
Pelaksanaan upacara kali ini juga memperlihatkan kolaborasi antara kelas XII.4 sebagai petugas upacara dengan para Paskibraka. Kolaborasi tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk saling belajar dan berbagi pengalaman, sekaligus memberikan inspirasi kepada peserta didik lainnya.
Para siswa diingatkan bahwa keberhasilan tidak lahir secara tiba-tiba. Ada proses latihan, disiplin, kegagalan, evaluasi, dan kerja keras yang harus dijalani sebelum seseorang memperoleh kepercayaan.
Bagi SMAN 1 Empang, keberhasilan 40 siswa sebagai Paskibraka tingkat Kecamatan Empang, serta kepercayaan kepada Alif Sadrajad Burane dan Aksa Amrillah pada tingkat Kabupaten Sumbawa, menjadi salah satu catatan positif dalam perjalanan prestasi peserta didik, khususnya di bidang nonakademik.
Upacara Bendera Senin, 24 Agustus 2026 akhirnya tidak sekadar menjadi rutinitas mingguan. Dari lapangan sekolah, seluruh warga SMAN 1 Empang kembali diingatkan bahwa prestasi lahir dari proses, kepercayaan tumbuh dari tanggung jawab, dan keberhasilan dibangun melalui kedisiplinan yang dilakukan secara konsisten.
Semoga pengalaman para Paskibraka SMAN 1 Empang menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk berani mengambil kesempatan, menjalani proses dengan sungguh-sungguh, dan terus mengukir prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.